Orang Indonesia ini gagal karena sebagian besar kena penyakit kulit

Penggal kalimat ini disampaikan oleh Bapak Novesar, Pembantu Rektor I Universitas Andalas ketika beliau mencari penceramah sehabis shalat subuh berjamaah di mesjid Nurul Ilmi bersama mahasiswa asrama. Dan semua yang mendengar menjadi tercengang, bingung bercampur kerut jidat berlapis. Apa hubungannya penyakit kulit dan keberhasilan seseorang. Sejak kapan ada penyakit kulit yang bisa menghentikan gerak aktivitas seseorang untuk mencapai cita-citanya. Karena ada banyak orang diluar sana yang bisa sukses meskipun mereka di dera penyakit yang sangat berat, lumpuh, buta, tuli, ataupun kanker mematikan. Jelas itu semua lebih berat ketimbang hanya sekedar penyakit kulit. Tetapi dengan tegas Bapak PR I mengatakan bahwa penyakit kulit ini lah yang membuat banyak orang menjadi gagal.
Sel-sel kelabu di batok kepala bereaksi semakin cepat, gelombang informasi saling berloncatan di dalamnya, mencari di bilik-bilik memori makna dari kalimat penyontak subuh ini. Mungkin karena terlalu pagi, gerak seluruh sel kelabu menjadi agak lamban, akhirnya bukan jawaban yang di dapat, tetapi sebuah perintah bagi mulut untuk tersenyum.mm  Dengan sedikit statement mengalah, ah tidak perlu difikirkan nanti juga akan diberi tahu oleh bapak..

Penyakit kulit itu sangat banyak, ada Kurap, Kudis, Kutil, Kuman. Kalau ini komplit ada di dalam diri kita, maka pintu kesuksesan itu masih teramat jauh. IPK tiga koma hanya menjadi mimpi, menjadi mahasiswa teladan apalagi.. jauuuh. Begitu juga rencana untuk tamat 3,5 tahun.

KURAP (Kurang rapi)
Perhatikan susunan buku-buku kita, kertas-kertas yang tidak terarsipkan, baju-baju yang bergelantungan, piring-piring kotor di bawah dipan, bungkus-bungkus mie instan di pojok dapur.

KUDIS (kurang disiplin)
Ingat lagi jadwal kedatangan kita ketika perkuliahan, kehadiran ketika acara dan rapat-rapat. Aktivitas shalat subuh, tapak-tapak bersepatu yang melintasi keramik.

KUTIL (kurang teliti)
Banyak jawaban ketika ujian menjadi salah ketika tidak teliti untuk menuliskan satu angka saja

KUMAN (kurang manajemen)
Aktivitas kita dalam satu hari jarang di rencanakan dengan baik pada malam harinya. Sehingga banyak waktu yang terbuang percuma. Melakukan aktivitas yang tidak bermanfaat, sehingga tugas-tugas utama yang seharusnya terselesaikan menjadi terbengkalai..

Maka kalau merasa sudah terserang oleh penyakit kulit itu, oleskan saja KALPANAX ??

Iklan